Peran Perunggasan, sebagai Sumber Protein Murah dan Berkualitas

Produk asal unggas, baik daging maupun telur ayam ras merupakan bahan pangan yang menjadi pilihan sangat tepat dalam program MBG. Sebagai sumber protein hewani yang murah dan berkualitas tinggi, produk asal unggas mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan otak.
Konsumsi daging ataupun telur ayam secara rutin terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki fungsi kognitif, serta mengurangi risiko kekurangan gizi.
Di sisi lain, keunggulan produk asal unggas dibandingkan sumber protein lainnya adalah ketersediaannya yang melimpah dan harga yang terjangkau. Di mana Indonesia telah mencapai swasembada, sehingga program MBG dapat berjalan tanpa hambatan distribusi. Selain itu, khususnya telur juga memiliki masa simpan yang lebih lama dibandingkan sumber protein segar lainnya, menjadikannya pilihan ideal untuk program makan bergizi di sekolah.
Sedangkan di sisi lain,sudah banyak pelaku usaha perunggasan, yang mengembangkan produknya di sisi hilir, dalam bentuk karkas beku atau pun aneka produk olahan lain, sehingga pada daging ayam punpoin distribusi nampaknya tidak menjadi persoalan lagi. Namun demikian, tetap saja untuk memastikan menu makanan yang aman dan optimal, penting bagi pemerintah dan sekolah untuk memperhatikan aspek penyimpanan dan pengolahan.
Seperti daging dan telur harus dimasak dengan baik untuk menghindari risiko infeksi bakteri, dan penyajiannya harus dilakukan dengan standar higienitas yang tepat. Pasalnya tak bisa dipungkiri dengan program yang begitu besar dan melibatkan begitu banyak pihak, kualitas dan keamanan pangan akan selalu menjadi sorotan.
Dikutip dari Majalah Poultry Indonesia (www.poultryindonesia.com)

